Ibu
Langkah
itu mengantarku
Tak
berkisah tentang dirinya
Terjangan
hujan dan badai kau halau
Tiada
tandingannya akan jasa
Jarak
yang nan jauh itu
Hanya
sejengkal penuh peluh dan luka
Cita
citamu sungguh mulia
Kan
kubayar itu semua ibu...
Ku
tahu hingga hancur badan ini
Belum
setara dengan pengorbananmu
Derai
air mata doa selalu titi
Merangkai
lantunan puji kepada waktu
Tak
terlihat bukan tidak ada
Pancaran
kasih itu mengalir dalam nadi
Saat
aku duka engkau merasa
Saat
ku gembira bibir itu tersenyum gigi
Hati
sehat berkata ibu,
Ridloi
anakmu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar