Sabtu, 19 September 2015

Puisi-Kilas Balik

Kilas Balik
Oleh: Achmad Mukhlasin
Bayangan itu selalu terbayang bersama dengan tetes air mata
Sentuhan hangat yang selalu membelai langkah
Dalam hening terngiang akan penghianatan
Hilang sendiri dan hamapa

Manis janji di lidah yang semu melayang
Bersama walau dalam kematian
Hanya sebatas ujung rambut
Semudah air menghapus tulisan dalamnya

Bangkit dalam keharuan di balik punuk diri
Bayang diharap hilang oleh biru aroma pembaruan
Janji dalam rasio hati yang bergolak
Mengatakan tinggalkan bumi

Meneteskan titik darah tak akan menumbuhkan batu
Namun batu akan lunak oleh ketulusan
Berlubang tidak berarti simbol kehancuran

Pembelajaran menjadi guru nomer satua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar