Untukmu
(Bapak dan Ibu)
Oleh: Achmad Mukhlasin
Kulangkahkan
kaki pada bumi gudeg
Berjalan
tanpa ikatan yang jelas
Doa
menemani dalam tapak-tapak kecil
Nyeri
dan perih tak sebanding
Teringat
mata penuh harapan
Mulai
cekung dan menguning
Di
balik dera ungkapan
Tersirat
beribu tangis bening
Fajar
berceloteh tiba waktunya!
Gelora
semangat menuntut pengetahuan
Membumbung
menyelimuti angkasa
Teriakan-teriakan
semangat berlantunan
Kukayuh
dengan hikmat keringatmu
Membawa
ke bangku pertarungan
Rasa
manis berawal dari pahit
Tidak ada komentar:
Posting Komentar