Tentang Karang
Segenap
harapan terlintas dalam benak kemuliaan
Mengalir
seperti sungi yang bening dihulu angan
Merasuk
segenap titik-titik nadi
Menyelusup
seperti jarum
Kerasnya
deburan hati yang bekoar-koar
Berteriak
akan sebuah cahaya kemuliaan
Ditemani
hangat suara rintihan asa
Sekelompok
camar tolol mengolok
“engkau
tak akan mampu”
“engkau
akan mati tak berarti”
Namun
tegaknya cita bagai gugusan bintang
Takkan
goyah apalagi hilang
Mereka
mencibir dengan nada sumbang
Seekor
ikan teri tertawa riang
Dia
raih sedikit tonggak kemauan
Karang
tetaplah karang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar