Sabtu, 19 September 2015

Puisi-Sudut impian 3x3

Sudut impian 3x3
30 Agustus 2015

Harum udara kamar yang pengap dalam bilik tembok tahun tujuh puluhan
Warna oklat tua menjadi pandangan penyambung asa
Dinding yang terlihat keriput dan mulai renta menambah sesak
Janji penghuni nirwana

Terkadang mulut para peri lebih manis dari biang gula
Berbicara masalah kesejahteraan dengan dana dari keringat yang kami kucurkan
Bohong dan busuk menyeruak seakan makan sehari-hari

Dalam batas bilik bersandur dari kasih pertalian darah
Meringkuk bergelumul dengan belahan jiwa dan buah jati
Apa hendak dikata orang tapi inilah  kehidupan
Melangkah dalam harap tetes tebu jatuh dari langit

Dengan bangga mereka berujar seperti rujak eperan
Manis  segar namun kebanyakan hanya asam dan bikin mules

Dalam benak impian melayang bagai punai yang tak berbeban
Tapi entahlah apa memang benar ia melayang atau hanya sedang berpura-pura
 Diam membisu menatap ruangan penuh masa depan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar